Cara Memasang Banyak ROM Dalam Satu Ponsel

July 21, 2017
dualbootpatcher


Saat ini ada banyak Custom ROM yang dibagikan di grup-grup facebook atau di forum luar negeri (XDA, dsb); seperti LineageOS, AospExtended, Resurrection Remix, dsb. Terkadang kita saat ada custom rom baru rilis, lalu ingin mencoba fitur-fitur nya, tapi masih ragu untuk bepindah dari ROM bawaan produsen. Solusinya adalah...

Memasang "Dual Boot Patcher".

Apa itu Dual Boot Patcher?

Dual Boot Patcher adalah aplikasi open-source yang memungkinkan beberapa ROM diinstal pada satu perangkat Android. Apliksi ini bekerja dengan kode yang ada dan tidak memerlukan dukungan eksplisit dari ROM. Saat ini ada 215 perangkat yang didukung dalam berbagai variasinya.
Untuk melihat perangkat yang didukung: Lihat supported devices.

So.. apakah kamu sudah siap..??

Syarat:
  • Ponsel sudah di ROOT
  • Terpasang TWRP Recovery
  • Memori yang memadai

Instalasi:

Untuk selanjutnya cara patch file rom, kenapa harus di patch? Agar dapat terbaca di App Dual Boot Patcher sebagai ROM tambahan. Untuk MIUI, sebelum membuat patch rom file, masuk ke "Setelan" -> "Aplikasi terinstal", cari app "Dokumen", lalu pilih Aktifkan. Lihat screenshot:


Cara Patch File ROM:
  • Buka aplikasi Dual Boot Patcher.
  • Pilih "Patch Zip File" dari panel kiri.
  • Pilih "Add flashable zip" dengan mengklik tombol "+".
  • Lalu pilih file zip ROM yang ingin di patch.
  • Pilih lokasi dimana ROM akan diinstal, di "Partition configuration". (Saya recomendasikan untuk Pilih Data slot atau Extsd slot).
  • Ketik "ID" nya, terserah. Kalau saya buat sesuai nama romnya agar tidak bingung saat instalasinya. Misal, AospExtended -> aex, LineageOS -> los, dll.
  • Pilih lokasi penyimpanan untuk file yang telah dipatch.
  • Tambahkan file GApps atau kernel sesuai kebutuhan, isi ID sesuai dengan peruntukkannya, misal saya mau pasang Gapps untuk rom AospExtended, jadi saya isi ID nya "aex".


Cara Memasang ROM yang telah di Patch:
  • Buka bagian ROM dari panel kiri dan pilih "In-App Flashing" (sudut kanan bawah).
  • Pilih Tambah file yang dipatch dengan mengklik tombol "+".
  • Pilih "Add patched file" lalu pilih file Zip yang telah di patch, kemudian pilih "KEEP LOCATION" atau "CHANGE LOCATION".
    KEEP LOCATION artinya memasang di lokasi yang sudah di set sebelumnya saat membuat file patch.
    CHANGE LOCATION artinya merubah lokasi instalasi ROM, misal: dari data-aex ke ExtSD-aex.
  • Jika sudah selesai memilih file yang akan di flashing, Tekan gambar centang di pojok kanan atas.
  • Tunggu hingga proses instalasi rom selesai.
  • Untuk memasang Kernel dan file zip yang menggunakan AROMA Installer, harus flash menggunakan TWRP Recovery, jangan lewat App Dual Boot, tidak di support.


Untuk lebih jelasnya silahkan lihat videonya:



Cara Memilih ROM Yang Ingin Digunakan
  • Sekarang Anda dapat memilih antara ROM yang terinstal dan memilih yang mana yang akan di-boot.
  • Untuk berpindah antara ROM yang telah diinstall, bisa melalui Aplikasi Dual Boot Patcher atau bisa juga lewat TWRP Recovery dengan cara mem-flashing zip "Dual Boot Utilities" yang telah kita download tadi. Tinggal pilih rom yang diinginkan lalu reboot ponsel.
  • Dual Boot Utilities sangat berguna jika kita terjebak bootloop atau ROM tidak mau booting.

NB: Untuk pengguna MIUI ROM,  jangan lupa set kunci layar ke slide atau off sebelum booting ke ROM lain karena kamu tidak dapat membuka kunci perangkat di layar kunci setelah kamu me-reboot ke ROM lain. Bahkan jika kamu memasukkan pola yang benar. Tetap saja ada notifikasi salah. Jika sudah terlanjur terjadi, gunakan AGNI Toolbox v1.3, pasang lewat recovery, lalu pilih "Remove lockscreen security". Reboot.


Demikianlah artikel ini saya buat, semoga bermanfaat. Jika ada yang kurang jelas, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.


Source for AGNI Toolbox:

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
Kelana
AUTHOR
December 28, 2017 at 5:54 PM delete

Kalau di miui ada ' ruang kedua ' apakah sama mast ?

Reply
avatar
bamzzz
AUTHOR
December 28, 2017 at 8:30 PM delete

Beda, kalo ruang kedua kyk multi user. Kalo ini dari rom ama app yg terpasang dipisah

Reply
avatar
Kelana
AUTHOR
December 28, 2017 at 9:09 PM delete

suwun mast info & tutornya
tak save dulu 😀

Reply
avatar

Silahkan tinggalkan komentar EmoticonEmoticon